Showing posts with label sedih. Show all posts
Showing posts with label sedih. Show all posts
My Mind
Menyesal... itu mungkin kata-kata yang ingin aku ucapkan namun tak bisa keluar dari mulutku saat ini. Benar-benar sangat menyesal...

Aku menyesal karena pada malam harinya, aku dilanda rasa kesal dan marah... Wuuiiihhhh... ribet banget hidupmu, Len...Len...

Iya, karena aku kesal dan marah semalam, tadi pagi, aku tidak menghadiri kebaktian perayaan Natal. Satu hal yang gak pernah aku lakukan selama ini, dimana aku selalu hadir dalam kebaktian pagi setiap hari Natal.

Semenjak pagi hari, suasana hatiku biasa-biasa saja. Meskipun memiliki kegelisahan dan keresahan di hati, namun suasana kehidupan yang aku lalui sepanjang hari kemarin, membuat aku melupakan segenap kegelisahan serta keresahan hati tersebut.

Yup, semua baik-baik saja sampai akhirnya aku memasuki kamarku menjelang tengah malam. Kamarku berubah...!!!

Sabtu kemarin, aku sengaja bersih-bersih kamar ku dengan dibantu seorang sahabat aku. Keadaan kamar yang teramat berantakan membuat aku berinisiatif untuk membersihkan dan merapikan kamarku.

Sampai menjelang sore, kamar ku belum benar-benar rapi, tapi sudah lumayan bersih. Ada lebih dari 4 kantung plastik besar sampah... Waaahhhh... benar-benar jorok yaaa...

Begitulah... namanya juga kamar bujangan... hehehe...

Hari Sabtu itu, penataan kamar aku, sudah sesuai dengan yang aku inginkan. Tiba-tiba, penataan kamar ku terlihat berubah pagi menjelang subuh itu.

Pikiranku tertuju pada dokumen-dokumen ijasah dan daftar nilai kuliah aku beserta sejumlah dokumen penting serta sangat penting lainnya, yang sempat aku sengaja letakkan di sudut ruangan, dekat lemari pakaian. Segenap dokumen itu, tidak ada lagi pada tempatnya...!!!

Waduhhhh... jujur, aku panik. Panik abissss... Semua dokumen itu sengaja aku letakkan tidak jauh dan mudah terawasi pandangan mataku, karena rencananya, semua dokumen itu akan aku gunakan untuk satu keperluan pada tanggal 26 Desember.

Pagi menjelang subuh itu, aku kalang kabut mencarinya. Semua rak aku bongkar. Semua tumpukan koran, majalah, dan lembar kerja yang susunannya dah berubah, aku bongkar semua. Gak ada... Oooo Oooo...

Gak mungkin rasanya aku membangunkan Nyokap aku subuh-subuh untuk bertanya apakah Beliau melihat dimana dokumen ijasah dan dokumen-dokumen penting serta teramat penting lainnya dipindahkan.

Kenapa Nyokap? Karena memang, hanya Nyokap aku yang berani merubah penataan kamar aku, atau sekedar memindah-mindahkan barang yang ada di kamar ku.

Well... masalahnya adalah : aku gak sadar, upaya pencarian itu, sampai azan subuh dari Mesjid yang ada di dekat rumahku terdengar. Aku benar-benar lelah banget. Meskipun lelah banget, tapi mataku tak mampu aku pejamkan sampai kira-kira jam 6.30 pagi.

Sebenarnya, aku mendengar alarm kedua HP aku berbunyi. Tapi entah kenapa, aku membiarkan saja bunyi alarm yang tak berhenti hingga setengah jam lebih lamanya dan akhirnya berhenti sendiri.

Aku baru terbangun ketika adik aku memanggil namaku dan mengetuk pintu kamarku karena dia dan kakak aku akan berangkat ke Gereja.

Oooo... no... aku benar-benar kaget waktu ngelihat jam. Sudah jam 10.30...!!!

Terlewat sudah... Padahal ibadah di Gereja aku dimulai jam 09.00 pagi. Mungkin aku bisa mengejarnya dan ikut perjamuan kudus. Tapi ternyata di rumah gak ada orang...

God, i'm so sorry... aku benar-benar menyesal... aku benar-benar merasa bersalah... maafkan aku, Tuhan... aku benar-benar bersalah...

Dengarkan permohonan maaf aku, ya, Tuhan... Jangan biarkan aku menderita karena menyesal sebab telah berbuat bodoh...

Guys... Dewan pembaca yang budiman, jangan tiru tindakan bodoh aku ini yaaa...


. Sarlen Julfree Manurung


Note :

I love you, Irs... i need you right now...
Labels: 20 comments | | edit post
My Mind
Dear friend,

Berhubung hari ini adalah hari terakhir warnet Rimba mengakhiri perjalanan usahanya, maka ingin saya beritahukan, mungkin, untuk sementara waktu, saya akan jarang mengudara.

Hal ini disebabkan : saya masih belum menemukan tempat yang nyaman untuk melakukan kegiatan posting.

Yaaa... selama 2 tahun terakhir, saya memang memanfaatkan jasa warnet tersebut untuk posting berbagai macam tulisan saya, baik di multiply ini, maupun di media yang menggunakan jasa layanan internet lainnya.

Pada saat ini, saya sedang mengusahakan untuk tersedianya layanan sambungan internet kembali di rumah saya, yang dahulu pernah tersambung namun diputus karena besarnya tagihan pembayaran.

Selama jaringan internet belum terpasang, besar kemungkinan, saya hanya bisa mengudara 2 kali dalam seminggunya, mengingat jauhnya letak warnet dari rumah saya. Itu pun hanya saya lakukan apabila saya memiliki waktu pada siang dan sore hari, karena rata-rata warnet di sekitar rumah saya hanya buka sampai jam 8 malam.

Oleh sebab itu, saya mohon maaf apabila nantinya, saya akan lambat membalas komentar atau pertanyaan dari rekan-rekan sekalian.

Saya tidak meninggalkan kegiatan blog. Hanya kendala fasilitas saja yang membuat saya tidak seaktif selama ini.

Jujur, saya sangat sedih. Tapi saya tidak punya kuasa dan kekuatan dana untuk mempertahankan keberadaan warnet yang selama ini sudah banyak berjasa pada saya. Banyak peristiwa yang terjadi selama saya aktif di tempat itu. Selain semangat kekeluargaan, saya juga menghargai keramahan dan sikap aktif para karyawannya apabila ada masalah pada komputer yang saya gunakan.

Percayalah, saya tidak mundur dari kegiatan blogging.  Saya akan berusaha agar kegiatan pelayanan di ladang Tuhan dan memberikan informasi faktual serta membangun untuk rekan-rekan sekalian selama 2 tahun saya lakukan belakangan ini, tidak terhenti.

Saya ingin membangun pelangi didalam hati dan pikiran rekan-rekan sekalian. Saya ingin, agar rekan-rekan tahu, kalau Tuhan sayang sama rekan-rekan. Itulah alasan yang membuat saya aktif melayani.

Demikian informasi dari saya. Semoga segala bentuk kendala dapat segera teratasi.

Atas perhatian rekan-rekan sekalian, saya ucapkan banyak terima kasih.

Tetap semangat menulis... tetap semangat melayani...

Tuhan Yesus yang teramat baik, memberkati rekan-rekan sekalian.


Salam saya,


.Sarlen Julfree Manurung


Labels: 4 comments | | edit post